Senin, 02 Mei 2011

Coral Reefs





Coral reefs are a collection of reef animals with similar plant symbiotic algae called zooxanhellae. Coral reefs are included in the phylum Cnidaria class Anthozoa species that have tentacles. Class Anthozoa Subclass consists of two of Hexacorallia (or Zoantharia) and Octocorallia, both of which are distinguished by the origin, Morphology and Physiology.
Colonies formed by thousands of tiny animals called polyps. In simplest form, consists of a single coral polyps that have a body shape like a tube with a mouth which is located at the top and surrounded by a tentacle. But in most species, one individual coral polyps will develop into many individuals who called a colony. This animal has a unique shape and color as well as wide a way as to produce CaCO3. Coral reefs are home to various species of marine plants, marine animals, and other marine microorganisms are not yet known.
There are several benefits of coral reefs, such benefits are not sustainable and the benefits are not sustainable.
a. Sustainable Benefits
- Offshore Fishing
Various pelagic fish resources (eg Scombridae, Exocoetidae, Carangidae, Charcharinidae) depend on coral reef ecosystems, either as the location of spawning, rearing children, and eat.
- Fishing reef
Four groups of reef fish resources that are important to fishermen:
1.      Fish, eg. Muraenidae, Serranidae, Holocentridae, Lutjanidae, etc.
2.      Invertebrates, eg. Gastropods, Bivalva, Crustaceans, Cephalopoda, Ekhinodermata, Coelenterata
3.      Reptiles, eg. sea ​​snakes and turtles
4.      Macrophytes, eg. algae and seagrass
 
 Protection of coastal and small island
1.      Marine tourism
2.      Mariculture
3.      Biotechnology-Trade biota ornamental
4.      Regional protection of coral sand-mining
5.      Crafts souvenir-Research and education
b. The benefits are not sustainable
1. Activity ekstratif
2. Fishing with destructive methods
3. The collection of reef organisms
4. Biota ornamental trade
5. Coastal Development
Terjemahan :
Terumbu Karang

Terumbu karang adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanhellae. Terumbu karang termasuk dalam jenis filum Cnidaria kelas Anthozoa yang memiliki tentakel. Kelas Anthozoa tersebut terdiri dari dua Subkelas yaitu Hexacorallia (atau Zoantharia) dan Octocorallia, yang keduanya dibedakan secara asal-usul, Morfologi dan Fisiologi.
Koloni karang dibentuk oleh ribuan hewan kecil yang disebut Polip. Dalam bentuk sederhananya, karang terdiri dari satu polip saja yang mempunyai bentuk tubuh seperti tabung dengan mulut yang terletak di bagian atas dan dikelilingi oleh Tentakel. Namun pada kebanyakan Spesies, satu individu polip karang akan berkembang menjadi banyak individu yang disebut koloni. Hewan ini memiliki bentuk unik dan warna beraneka rupa serta dapat menghasilkan CaCO3. Terumbu karang merupakan habitat bagi berbagai spesies tumbuhan laut, hewan laut, dan mikroorganisme laut lainnya yang belum diketahui.
Ada beberapa manfaat dari terumbu karang, diantaranya manfaat berkelanjutan dan manfaat tidak tidak berkelanjutan.
a.       Manfaat berkelanjutan
-          Perikanan lepas pantai
Berbagai sumberdaya ikan pelagis (mis. Scombridae, Exocoetidae, Carangidae, Charcharinidae) bergantung pada ekosistem terumbu karang, baik sebagai lokasi memijah, membesarkan anak, dan makan.
-          Perikanan terumbu
Empat kelompok sumberdaya ikan terumbu yang penting bagi nelayan:
  1. Ikan, mis. Muraenidae, Serranidae, Holocentridae, Lutjanidae, dll
  2. Avertebrata, mis. Gastropoda, Bivalva,  Krustasea, Cephalopoda, Ekhinodermata, Coelenterata
  3. Reptil, mis. ular laut dan penyu
  4. Makrofita, mis. alga dan lamun
 Perlindungan pantai dan pulau kecil
  1. Wisata bahari
  2. Marikultur
  3. Bioteknologi -Perdagangan biota ornamental
  4. Wilayah perlindungan -Penambangan pasir karang
  5. Kerajinan suvenir -Penelitian dan pendidikan 
b.      Manfaat yang tidak berkelanjutan
  1. Aktivitas ekstratif
  2. Perikanan dengan metode destruktif
  3. Pengumpulan organisme terumbu
  4. Perdagangan biota ornamental
  5. Pembangunan pesisir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar